Riyadh,LiputanIslam.com—Arab Saudi telah menutup secara permanen perbatasan daratnya dengan Qatar, sebagai lanjutan atas aksi blokade yang digelar oleh kerajaan Saudi dan beberapa negara teluk lainnya.

Berdasarkan atas sebuah dokumen yang dirilis oleh Arab Saudi pada Selasa (19/12) bahwa gerbang perbatasan Salwa telah ditutup secara permanen sejak Senin malam.

Dokumen tersebut menyebutkan bahwa para pejabat Saudi telah memberikan perintah untuk melakukan penutupan. Keputusan ini datang setelah krisis diplomatik yang melanda kedua negara itu dimulai delapan bulan lalu.

Gerbang tersebut sebelumnya pernah ditutup, namun tidak secara permanen, dua minggu setelah Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Bahrain, memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada 5 Juni lalu. Mereka menuduh Qatar telah mendanai “terorisme” dan menjalin hubungan yang sangat dekat dengan rival mereka, Iran. Qatar menolak semua tuduhan tersebut.

Gerbang perbatasan Salwa itu kemudian dibuka kembali selama dua minggu pada Agustus, untuk para jamaah haji yang ingin melaksanakan ibadah haji.

Saat itu, Menlu Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyambut baik tindakan tersebut, namun ia mengatakan bahwa tindakan itu dipenuhi oleh muatan politis.

Walaupun tindakan Arab Saudi diterima secara resmi oleh Qatar, namun warga Qatar tetap melayangkan kemarahannya melalui media sosial dan menuntut agar pengepungan tersebut diakhiri sepenuhnya. (fd/al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*