Riyadh,LiputanIslam.com—Pemerintah Arab Saudi telah melakukan penangkapan besar-besaran terhadap puluhan ulama, intelektual, dan aktivis yang berani menyuarakan pendapat yang berbeda dengan titah pemerintah. Kantor berita memo, merilis jumlah para tahanan tersebut pada Minggu (23/9). Ada sekitar 60 pengkhutbah dan akademisi, serta 50 Profesor dari universitas yang berbeda dan lebih dari 10 pengacara telah berada di penjara rezim tersebut.

Tak berhenti di situ saja, ada sekitar 20 aktivis HAM, 25 jurnalis, dan 40 penulis juga telah dibungkam.

Penangkapan besar-besaran terhadap mereka yang mengkritis pemerintah ini dilakukan sejak Juni 2017 silam oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman. Para pengkhotbah, aktivis, akademisi, dan pengara itu ditangkap tanpa melalui proses pengadilan yang resmi.

Keputusan pemerintah Arab Saudi ini telah mendatangkan kecaman dan kritik dari berbagai komunitas internasional, termasuk Human Right Watch dan Amnesti Internasional. Mereka menuntut Arab Saudi memberikan hak kepada para tahanan itu untuk bertemu keluarga dan membawa pengacara untuk melakukan persidangan resmi terkait motif penangkapan tersebut. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*