Hudaydah,LiputanIslam.com—Pada Minggu lalu, Menlu UEA, Anwar Gargash, mengumumkan bahwa koalisi militer telah menunda serangan ke Hudaydah-Yaman sebagai upaya melakukan perundingan damai dengan Houthi. Tak hanya Gargash, bahkan utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, menyebutkan adanya rencana perundingan damai antara kedua kubu yang bertikai di Yaman.

Namun rencana perundingan damai dan gencata senjata itu menjadi hancur akibat serangan militer yang dilakukan oleh pasukan Arab Saudi di Hudaydah pada Senin kemarin (2/7).

Arab Saudi justru melancarkan serangan ke markas-markas kelompok Houthi Yaman di Provinsi Hudaydah. Informasi ini didapatkan dari salah seorang narasumber kepada Sputnik.

“Pasukan koalisi telah menyerang sebuah bangunan milik kelompok Houthii di daerah Zabid, Provinsi Hudaydah,” ucap narasumber tersebut kepada Sputnik.

Sampai saat ini, masih belum ada kepastian dari kelompok Houthi terkait rencana perundingan damai dan gencatan senjata yang diusulkan UEA dan PBB, mengingat serangan yang baru saja dilakukan oleh militer Arab Saudi ke markas mereka. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*