Doha,LiputanIslam.com-Faisal Qasim, presenter televisi al-Jazeera, dalam akun Facebook-nya menulis,”Setelah berlalunya 1400 tahun, bangsa Arab kembali ke masa Jahiliyah. Mereka terpecah menjadi suku-suku yang kini dikuasai Barat dan Timur. Perbedaannya, tidak ada lagi keberanian dan kekesatriaan di tengah mereka.

“Hal ini kian jelas terlihat pasca krisis Qatar. Negara-negara pemblokade Qatar menggunakan cara-cara yang memecah belah bangsa Arab, terutama negara-negara Teluk Persia. Mereka telah mengubah persaudaraan dan persatuan di masa lalu menjadi permusuhan dan kebencian.

“Negara-negara pemblokade bahkan menyeret negara-negara Arab lain seperti Mali, kendati krisis ini tak ada kaitannya dengan mereka. Mereka dipaksa untuk bersikap anti-Qatar. Jika tidak, negara-negara ini akan turut diboikot. Bahkan Saudi menggunakan saham haji sebagai alat untuk menekan sejumlah negara seperti Chad.

“Krisis ini telah menyingkap kemunduran yang ada pada diri sejumlah tokoh, seperti penulis, cendekiawan, dan pakar media di negara-negara pemblokade. Mereka telah menjadikan krisis ini sebagai sarana untuk merendahkan martabat dan tradisi sosial yang diwariskan generasi terdahulu di negara-negara Teluk.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL