Tokyo,LiputanIslam.com-Kantor berita Associated Press mengabarkan, ada kemungkinan bahwa kapal-kapal tanker yang rusak di Laut Oman, Kamis (13/6) diserang peluru, bukan ranjau seperti yang diberitakan sebelum ini.

Mengutip dari perusahaan Jepang pemilik kapal Kokuka Courageous (salah satu tanker yang terbakar di Laut Oman), AP memberitakan, para awak tanker melihat benda-benda terbang di langit sebelum terjadinya serangan. Ini menunjukkan bahwa kapal tanker itu terbakar bukan karena terkena ranjau.

Berita Terkait: Iran Sebut Serangan terhadap Kapal Tanker di Laut Oman Mencurigakan

Menurut AP, pengakuan ini bertolak belakang dengan klip video yang dipublikasikan tentara AS. Dalam klip tersebut, angkatan laut Iran diklaim sedang mengambil ranjau yang tak meledak dari salah satu kapal tanker.

Kapal tanker Jepang itu tengah mengangkut produk migas menuju Singapura dan Thailand, sampai kemudian menjadi sasaran serangan sebanyak dua kali. Akibat kerusakan yang menimpa tanker, sebanyak 11 awak kapal terpaksa meninggalkan tanker tersebut.

Yutaka Katada, pemimpin perusahaan pemilik tanker itu, mengatakan, dia yakin bahwa objek-objek yang dilihat para awak kapal adalah peluru. Katada menepis kemungkinan rusaknya kapal karena ranjau. Sebab, ia berpendapat, kerusakan yang menimpa tankernya lebih tinggi dari garis kapal dengan permukaan air (water line).

Katada menegaskan, laporan-laporan bahwa kapalnya menabrak ranjau “tidak benar.”

Ia mengatakan, para awak tanker memang melihat sebuah perahu AL Iran di sekitar tanker. Tapi ia tidak menjelaskan apakah mereka melihatnya sebelum atau sesudah insiden. (af/alalam/irna)

Baca:

2 Kapal Tanker Terkena Serangan Misterius, Ini Pernyataan Iran dan Rusia

AS Resmi Tuding Iran Terlibat Serangan ke Kapal Tanker di Selat Oman

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*