Caracas,LiputanIslam.com-Dilansir dari kantor berita Sputnik, Nicolas Maduro (presiden Venezuela) menginstruksikan secara resmi latihan militer terbesar sepanjang sejarah negara tersebut.

Latihan militer ini bertujuan untuk menunjukkan kekuatan militer Venezuela dan melindungi Caracas dari segala kemunginan serangan.

Menurut Maduro, latihan militer ini akan berlangsung selama lima hari dari 10 hingga 15 Februari 2019. Latihan militer ini disebut-sebut sebagai latihan terpenting dan paling orisinal yang pernah diadakan Caracas dalam 200 tahun terakhir.

Dengan latihan militer ini, Maduro ingin memperlihatkan Venezuela sebagai “negara yang tak tersentuh.” Sebelum ini, Donald Trump (presiden AS) menyatakan ia mempertimbangkan opsi serangan militer ke negara Latin tersebut.

Di tengah kerusuhan yang melanda Venezuela, Juan Guaido pada 23 Januari lalu mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara. Pemimpin oposisi Venezuela ini meminta agar tentara mendukungnya. Namun permintaan itu hanya bertepuk sebelah tangan, sebab tentara Venezuela memilih untuk mendukung presiden sah, yaitu Maduro.

Deklarasi Guaido mendapat dukungan dari Washington dan para sekutunya. Pemerintah Venezuela mengecam keras dukungan AS dan Eropa terhadap Guaido ini. Sejumlah negara seperti Rusia, Turki, Iran, dan selainnya juga menyatakan dukungan terhadap Maduro. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*