Sanaa,LiputanIslam.com-Sulaim al-Mughlis, anggota seksi politik Ansharullah Yaman, dalam statemennya mengatakan,”Saya tegaskan bahwa Yaman akan menyaksikan pemberangkatan pejuang ke medan perang secara besar-besaran.”

Menurut laporan al-Mayadeen, al-Mughlis menyatakan bahwa pembantaian rakyat Yaman telah meningkatkan persatuan nasional dan mengukuhkan semangat perlawanan mereka. “Semua pertanda menunjukkan bahwa perang akan terus berlanjut. Tampaknya tidak akan ada jalan keluar,”ujar al-Mughlis.

Pembantaian terhadap rakyat Yaman disebut al-Mughlis sebagai aib bagi masyarakat internasional. Dia mengatakan, dunia telah dibungkam oleh uang Saudi dan pembantaian ini adalah bukti kekejian agresi atas Yaman.

“Tahap baru segera tiba dan itu akan sangat menyakitkan bagi para agresor. Rakyat Yaman tidak akan pernah menyerah. Saudi merasa lemah dan cemas karena telah melakukan agresi ke Yaman,”kata al-Mughlis.

Baru-baru ini, Komisaris Tinggi HAM PBB mengumumkan, serangan udara koalisi Saudi sejak 17 hingga 24 Agustus telah menewaskan 52 warga sipil Yaman, termasuk anak-anak. PBB dikabarkan berencana mencantumkan Saudi dalam daftar pelanggar hak anak-anak. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL