Kairo,LiputanIslam.com-Seorang wanita anggota parlemen Mesir mengatakan,”Semua buku yang berisi pemikiran radikal dan menyerukan kekerasan, terutama buku-buku yang mengandung fatwa menyesatkan dan diajarkan kepada mahasiswa al-Azhar, harus dibakar di depan parlemen.”

Hal ini disampaikan Mina Munir dalam pidatonya di rapat umum parlemen Mesir. Dalam rapat yang diadakan untuk membahas serangan teroris di Minya ini, dia menyatakan, seharusnya para wakil Menteri Negara, Menteri Wakaf, dan Rektor al-Azhar menghadiri rapat di parlemen tersebut.

“Kita sedang menipu diri kita sendiri. Bagaimana cara kita menghadapi terorisme? Mana langkah-langkah preventif yang mesti kita ambil?”ujarnya.

Munir menambahkan,”Kita adalah wakil rakyat Mesir, tapi memerdayai kita sendiri. Kita harus tahu, 90 persen pemilik gagasan radikal di Minya berasal dari alumni Universitas al-Azhar.”

Dalam beberapa bulan terakhir, Mesir dilanda sejumlah aksi teror, khususnya yang menimpa warga minoritas. Setelah gereja di Alexandria dan Tanta diserang dengan bom, pekan lalu sejumlah orang bersenjata menyerang jemaat Kristen Koptik di kawasan Minya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL