London,LiputanIslam.com-Seorang anggota Majelis Rendah Inggris (House of Commons) mengkritik sikap pemerintah negaranya terhadap kejahatan yang dilakukan Israel di Palestina. Caroline Lukas mengatakan, kini sudah bukan saatnya meminta agar kedua belah pihak menahan diri.

“Harus ada penyelidikan independen dan transparan terkait pembantaian rakyat Palestina,”kata pemimpin Partai Hijau Inggris-Wales ini dalam demo memprotes kejahatan Israel dan pemindahan kedubes AS ke al-Quds.

Lukas menegaskan, semua pihak yang memerintahkan dan melaksanakan pembantaian tersebut harus bertanggung jawab.

Dia juga mengecam kebijakan presiden AS dan dukungannya terhadap tindakan-tindakan Rezim Zionis.

“Presiden Trump harus berhenti mendukung Israel. Saat dia datang ke London, kami akan memberitahunya sikap dan pandangan kami soal kebijakan-kebijakannya,”tandas Lukas.

Berbagai kalangan masyarakat, puluhan lembaga sipil, dan aktivis HAM menentang kunjungan Trump ke Inggris. Mereka menyatakan akan mengadakan demo antipresiden terbesar di Inggris jika ia melawat ke London.

Hingga kini kunjungan Trump ke sekutu terdekatnya itu telah dua kali dibatalkan akibat penentangan berbagai pihak. Namun pemerintah Inggris mengumumkan, Trump akan melakukan kunjungan kerja ke London pada 13 Juli nanti, yang kontan segera memicu kemarahan massal atas undangan tersebut. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL