Canberra,LiputanIslam.com-Menurut laporan yang dikutip dari The Guardian, baru-baru ini ISIS mempublikasikan sebuah video di jaringan media sosialnya. Video ini menunjukkan putra Khaled Sharrouf, teroris ISIS asal Australia, yang mengenakan rompi bom bunuh diri dan mengancam warga Negeri Kangguru.

Ini bukan kali pertama Sharrouf menggunakan anak-anaknya untuk membuat video-video propaganda. Pada tahun 2014, Sharrouf memamerkan anaknya yang sedang memegang penggalan kepala serdadu Suriah kepada dunia.

Menurut media-media Australia, video ini dibuat baru-baru ini. Dalam video ini, Sharrouf yang memegang kamera bertanya kepada anaknya yang baru berumur 8 tahun,”Bagaimana caramu membunuh orang Australia?”

Juru bicara polisi Australia menyatakan, tim antiteroris sedang menyelidiki video ini. Sejauh ini, belum ada bahaya yang mengancam Australia.

Pada tahun 2015 sempat tersiar rumor perihal tewasnya Sharrouf dalam serangan udara di Mosul. Sharrouf meninggalkan Australia tahun 2013 untuk bergabung dengan ISIS di Suriah. Istrinya yang berulang kali mencoba memulangkan anak-anaknya ke Australia, tewas pada tahun 2015 lalu. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL