NewYork,LiputanIslam.com-Bashar Jaafari, wakil Suriah di PBB, mengatakan bahwa negaranya menyadari bahaya terorisme sebelum negara-negara lain, karena warga Suriah telah menderita akibat metode-metode baru terorisme selama tujuh tahun.

Pernyataan ini disampaikan Jaafari dalam sidang umum PBB tentang pembahasan strategi komprehensif untuk memerangi terorisme. Dia berkata, warga Suriah sejak lama telah mengeluhkan konspirasi sejumlah negara dan biro intelijen dalam mengirim ribuan teroris asing dari 110 negara ke Suriah dan Irak.

“Andai suara mereka (rakyat Suriah) didengarkan, kini kita telah bersama-sama memusnahkan fenomena terorisme,”ujar Jaafari.

“Ribuan teroris asing dan ekstremis berbahaya dikirim ke Suriah dan Irak oleh biro-biro intelijen negara mereka,”lanjutnya.

Jaafari mengatakan,”Sejumlah negara menamakan para teroris sebagai ‘kelompok oposisi moderat.’ Tapi saat mereka hendak kembali ke negara masing-masing, mereka disebut ‘teroris.’”

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*