NewDelhi,LiputanIslam.com-Seorang penulis dan analis India menyatakan, kegagalan Saudi di Yaman adalah bukti inkompetensi militer Riyadh. Menurutnya, kegagalan ini membuat malu negara-negara yang turut bergabung dalam agresi militer ke Yaman.

Dalam artikel yang dipublikasikan New Indian Express, TJS George menyatakan bahwa sejak agresi yang dimulai tahun 2015 terhadap Yaman, tiap harinya Riyadh harus menganggarkan biaya 200 juta dolar.

George juga menyinggung pemilihan Raheel Sharif, mantan panglima militer Pakistan, sebagai pemimpin koalisi Saudi. Dia mengatakan, jenderal Pakistan ini keluar dari gelanggang tempur secara diam-diam.

Analis politik India ini menilai, Muhammad bin Salman, putra mahkota baru Saudi, adalah dalang konflik-konflik yang terjadi di Timur Tengah.

“Semenjak Bin Salman menjabat sebagai menteri pertahanan Saudi, dia telah terlibat langsung dalam kebijakan-kebijakan ekonomi Saudi dan perang Yaman,”papar George.

Menurutnya, tindakan-tindakan radikal pangeran Saudi ini, seperti intimidasi terhadap Qatar dan Iran serta dampak negatif terhadap masalah-masalah regional, telah memicu kekhawatiran negara-negara Timur Tengah.

Terkait boikot atas Qatar, George berpendapat bahwa salah satu faktor yang memicu amarah Saudi terhadap Qatar adalah karena Doha tidak menganggap Teheran sebagai musuhnya. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL