Potret Ahed Tamimi saat hendak dibawa ke pengadilan militer di penjara Israel, dekat Kota Ramallah, pada Senin (15/1).

Yerussalem,LiputanIslam.com—Amnesti Internasional telah mengkampanyekan pembebasan Ahed Tamimi dan meminta dukungan masyarakat internasional untuk menekan PM Israel, Benjamin Netanyahu, agar aktivis muda asal Palestina itu segera dibebaskan.

“Tak ada alasan yang dapat membenarkan penahanan seorang anak berusia 16 tahun terus menerus. Ahed adalah satu di antara 350 anak-anak Palestina yang ditahan di penjara dan pusat penahanan Israel,” ungkap organisasi internasional tersebut pada Rabu (24/1).

Selain itu, Amnesti Internasional juga menambahkan bahwa penahanan Ahed Tamimi disertai dengan interogasi malam yang agresif serta ancaman-ancaman terhadap keluarga dan teman-temannya. Atas dasar itu, organisasi ini meminta dukungan masyarakat internasional agar tahanan anak-anak Palestina lainnya tidak dikenakan hukuman penjara semacam itu.

Ahed merupakan aktivis muda berusia 16 tahun yang melakukan demonstrasi di desa kelahirannya, Desa Nabi Saleh, dekat Kota Ramallah, Palestina. Sebelumnya, pasukan Israel juga telah menembak wajah sepupunya dengan peluru karet hingga membuat sepupunya koma selama beberapa hari. Ahed dikenal sebagai anak pemberani yang tak takut menampar serta menendang dua pasukan Israel saat demonstrasi berlangsung.

Pada 15 Desember lalu, Ahed beserta ibunya, Nariman, ditangkap oleh pasukan Israel tanpa melalui putusan pengadilan. Hingga kini, ibu dan anak itu masih mendekam di penjara Israel. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*