General of Amnesty International Salil Shetty. (Photos by AFP)

Suriah,LiputanIslam.com—Amnesti Internasional mengkritisi serangan AS atas pangkalan udara Suriah dan menekankan bahwa serangan tersebut “tidak akan menyelesaikan masalah” yang terjadi di Suriah.

“AS memang telah menyerangan salah satu basis pangkalan udara Suriah, tetapi serangan ini tidak akan menyelesaikan masalah,” ucap Sekretaris Umum Amnesti Internasional, Salil Shetty, Selasa (11/04).

Kapal perang AS telah dikerahkan menuju Mediteranian Timur untuk membombardir pangkalan udara Shayrat, salah satu pangkalan udara Suriah, menggunakan 59 rudal Tomahawk. Washington, tanpa memberikan bukti apapun, menuding bahwa serangan ini merupakan respon atas serangan kimia yang dilakukan oleh Pemerintah Suriah di Khan Shaykhun.

Pemerintah Suriah menolak tuduhan tersebut dan melalui Menteri Luar Negerinya menekankan bahwa serangan Idlib justru ditujukan ke bangunan yang menampung senjata kimia milik kelompok teroris.

“Tantangan terbesar yang kita miliki di Suriah, alasan mengapa hal ini terus terjadi adalah karena tidak adanya tanggung jawab dan keadilan,” ucap Shetty.

Ia menambahkan bahwa perbuatan semacam ini menjadi bukti bahwa dunia hanya mampu membuat Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi “kacau”.

Shetty juga menyebut lima anggota tetap keamanan PBB bermain “politik” di tengah kacaunya situasi yang terjadi di Suriah.

“Bukannya menjaga dan merawat perdamaian dunia, mereka justru bermain politik,” tambah Shetty. (fd/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL