Raqqah,LiputanIslam.com—Amnesti Internasional menyampaikan pada Selasa (8/8) bahwa koalisi AS akhirnya mengakui perbuatan kejinya yang telah membunuh warga sipil Suriah di Provinsi Raqqah. Pengakuan ini disampaikan langsung oleh anggota koalisi militer pimpinan AS saat mereka melakukan penyerangan terhadap ISIS di Suriah.

Amnesti Internasional meminta AS agar segera melakukan investigasi untuk mengungkap meninggalnya warga sipil atas agresi militer tersebut.

“Pertanggungjawaban yang diberikan oleh koalisi AS tidak sama sekali tidak mengejutkan, mengingat data pembunuhan yang telah kami miliki terkait pembantaian terhadap warga sipil Suriah,” ucap penasehat senior di Amnesti Internasional, Donatella Rovera.

“Sejauh ini kami hanya menemukan empat kasus pembantaian, tetapi banyak saksi yang kami temui menyatakan bahwa serangan AS itu telah menyebabkan ratusan warga sipil Suriah meninggal dunia,” tambahnya.

Beberapa saat yang lalu, koalisi AS telah mengumumkan bahwa pasukannya telah membunuh 77 warga sipil saat menyerang Raqqah pada 2017 silam.

Pada Juni lalu, Amnesti Internasional mengumumkan bahwa koalisi telah menyerang ISIS di Raqqah dengan cara yang dilarang oleh hukum internasional karena dapat membahayakan warga sipil. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*