Damaskus,LiputanIslam.com—Amerika kembali menguatkan eksistensi militernya di Suriah dengan cara mengirimkan berbagai perlengkapan militer kepada militer Suriah. Seperti yang dilaporkan oleh Sputnik pada Senin (11/6), bahwa Amerika semakin memperkuat kehadiran militernya di Provinsi Deir Ezzor, Suriah.

“Selama empat hari terakhir, Amerika telah mengirimkan 250 truk lengkap dengan senjatanya, senjata berat, dan pick up sebagai bagian operasi melawan kelompok teroris ISIS,” ucap salah seorang narasumber dari SDF yang enggan disebutkan Namanya.

Narasumber SDF itu juga menyampaikan bahwa sampai saat ini, Amerika telah mengirimkan total 4.800 truk berisikan senjata ke Suriah. Padahal, Minggu lalu, Menhan Rusia, Mayjend Igor Konashenkov menyatakan bahwa sisa-sisa kantong pertahanan ISIS di Suriah hanya berada di wilayah yang dikontrol oleh Amerika Serikat. Hal ini disampaikan oleh Igor Konashenkov saat merespom klaim Jim Mattis yang mengatakan bahwa hanya SDF saja yang mampu mengusir ISIS dari Suriah.

“Selama ini, Washington hanya fokus mendanai dan menyuplai senjata kepada kelompok oposisi “fiktif” di suriah sebanyak jutaan dolar. Walaupun pada kenyataannya, mayoritas senjata kiriman AS itu jatuh ke tangan kelompok al-Qaeda cabang Suriah, Fron al-Nusra,” ucap Konashenkov.

Militer AS telah melibatkan diri dalam konflik Suriah dan Irak sejak 2014 silam. Militer AS pun turut melakukan serangan ke dua negara ini meski belum diizinkan oleh otoritas Suriah maupun Irak. Serangan sepihak AS ini dilakukan dengan klaim mengusir kelompok teroris ISIS dari dua negara itu. Faktanya, sampai saat ini, Amerika belum berhasil mewujudkan tujuannya itu. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*