Washington,LiputanIslam.com-Menurut laporan Wall Street Journal, Washington ingin berdialog dengan Teheran dengan dalih pembebasan para tahanan Amerika di Iran.

Para pejabat Amerika mengungkapkan, Gedung Putih di bulan Desember telah mengirim pesan ke Teheran melalui sejumlah jalur. Isi pesan itu adalah keinginan mengadakan hubungan langsung guna bernegosiasi terkait pembebasan tahanan kedua belah pihak.

Menurut media Amerika ini, ini adalah langkah diplomatik pertama pemerintahan Donald Trump untuk melakukan perundingan dengan Iran.

Dengan berlalunya dua bulan sejak permohonan pertama dan diajukannya tiga tawaran berikutnya oleh Washington, Teheran belum menanggapinya sama sekali.

Dalam setahun terakhir, pemerintah Amerika bersikap lebih ofensif dan keras terhadap program rudal Iran. Sejak Trump berkuasa, ini adalah kali pertama Amerika secara langsung mengajukan tawaran untuk penukaran tahanan.

Hal ini diungkapkan oleh Tom Shanon, deputi Menlu Amerika dalam urusan politik, di sela-sela pertemuan internasional tentang JCPOA pada pertengahan Desember lalu.

Sejauh ini, Kemenlu Amerika belum menjelaskan bagaimana mereka menjalin kontak dengan Iran terkait masalah ini.

Steve Goldstein, staf Kemenlu Amerika dalam bidang diplomasi, pernah mengatakan,”Kami mencari peluang untuk menunjukkan minat kami membebaskan para tahanan Amerika di Iran. Hal ini telah dilakukan melalui berbagai mekanisme.”

Heather Nauert, juru bicara Kemenlu Amerika, dalam jumpa pers Senin (5/2) menuntut pembebasan warga Amerika yang ditahan Iran atas tuduhan pelanggaran keamanan.

“Jika Iran ingin dikenal sebagai bagian dari masyarakat dunia dan dihormati, mereka harus membebaskan warga Amerika tersebut,”ujar Nauert. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL