AS donald trumpNewYork, LiputanIslam.com – Capres Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump kembali membuat kejutan dalam kampanye pilpres melawan capres rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Trump dalam dua kicauan terbarunya di Twitter mengaku memiliki bukti yang menunjukkan bahwa belasan petinggi dinas rahasia AS, CIA, telah membantu upaya kudeta gagal di Turki.
“Kegagalan kepemimpinan (Presiden) Obama telah menimbulkan kesalahan bodoh lain yang sangat membahayakan kepentingan AS di Timteng,” tulisnya, sebagaimana dilansir al-Alam, Selasa (16/8/2016).

Lebih lanjut dia menyatakan ada 13 petinggi CIA yang terlibat dalam upaya kudeta tersebut.

“Saya telah mendapat bukti baru bahwa 13 pejabat senior CIA telah membantu upaya kudeta gagal Turki. Saya akan membocorkan nama-nama ini beberapa hari mendatang,” lanjutnya.

Beberapa waktu lalu dalam sebuah kampanye pilpres dia berulangkali menegaskan Presiden AS Barack Obama dan Hillary Clinton adalah pendiri kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). (Baca: Donald Trump Sebut Obama dan Hillary Clinton “Pendiri ISIS”) (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL