kapal-selam-rusia-ke-suriahLondon, LiputanIslam.com –  Rusia tampak tidak main-main dalam membela pemerintah Suriah di depan negara-negara Barat yang menyokong pemberontakan dan terorisme di Suriah. Setiap saat dihujani kecaman dan tuduhan melakukan kejahatan perang di Aleppo, Rusia malah semakin memamerkan ototnya di depan mereka.

Setelah beberapa waktu lalu dilaporkan menggerakkan kapal induk kelas Admiral Kuznetsov ke Suriah, sekarang Negeri Beruang Merah pimpinan Presiden Vladimir Putin ini diberitakan mengerahkan tigal kapal selam bersenjatakan rudal jelajah yang dua di antaranya bertenaga nuklir untuk menyusul angkatan laut Rusia yang berada di Suriah.

Angkatan Laut Inggris dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengaku telah melacak kapal selam bertenaga nuklir kelas Project 971 alias Shchuka-B yang oleh NATO disebut “Akula” dan kapal selam kelas Kilo bertenaga diesel saat ketiganya bergerak untuk bergabung dengan armada yang dipimpin kapal induk Admiral Kuznetsov.

“Rusia sekarang memiliki kapal selam di Med (Laut Tengah),” kata sumber senior angkatan laut kepada  Sunday Times.

Kapal selam itu dikuatirkan membawa rudal jelajah Kalibr yang dapat digunakan untuk meningkatkan serangan terhadap kota Aleppo timur, Suriah, tempat pemberontak dan teroris dikepung oleh pasukan Suriah dan sekutunya.

Belum lama ini, Rusia juga menunjukkan taringnya dengan memamerkan foto pertama rudal nuklir balistik terbaru yang sedang dipersiapkannya, RS-28 Sarmat. (Baca: Rusia Pamerkan Gambar Rudal Nuklir Paling Mematikan)

Armada Rusia itu mencakup kapal induk Admiral Kuznetsov, kapal penggempur Pyotr Veliky (Peter the Great), kapal perusak Admiral Kulakov, kapal perusak Severomorsk dan beberapa kapal suplai. (mm/independent)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL