generasi baru isisLondon, LiputanIslam.com –  Lembaga penegak hukum Eropa menyebutkan bahwa gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sedang mendoktrin anak-anak kecil untuk menjadi generasi baru teroris. Demikian dikabarkan laman Sun, Minggu (31/7/2016),

Disebutkan, ada laporan mengejutkan dan mengganggu bahwa ISIS diduga sedang melatih sedikitnya 50 anak Inggris untuk menjadi pembunuh dan bisa “menimbulkan ancaman masa depan” untuk negara-negara Eropa.

Organisasi anti ekstremis Quilliam Foundation tahun ini memperingatkan bahwa sekitar 30 anak dari Inggris sedang “tumbuh untuk jihad”.

Laporan itu menyatakan: “Masa depan anak yang lahir dan dibesarkan dalam ISIS adalah masalah yang bersangkutan, mendesak, dan membutuhkan perhatian segera dari masyarakat internasional.”generasi baru isis2

Yang lebih mengejutkan lagi, di wilayah yang diduduki gerombolan teroris berfahamkan Wahabisme itu terdapat  puluhan ribu perempuan yang berpotensi melahirkan generasi baru ISIS.

“Sekarang ini ada 31,00 wanita hamil di kekhalifahan (ISIS)… Sebanyak 50 anak asal Inggris tumbuh untuk jihad di ISIS, dan tidak ada penelitian mengenai apa yang akan terjadi pada mereka jika mereka memilih untuk pulang,” bunyi laporan itu.

generasi baru isis3Independent memuat berita yang sama berdasarkan laporan tahunan Europol mengenai teroris di Uni Eropa. Selain mengenai adanya 50 anak asal Inggris yang dilatih ISIS untuk menjadi teroris, laporan  itu juga menyebutkan adanya 31,000 wanita hamil di wilayah kekuasaan ISIS sehingga menjadi sumber kerisauan terbesar.

Lebih jauh disebutkan bahwa generasi baru anak-anak teroris asing, yakni orang-orang asal Eropa yang bergabung dengan ISIS, terus bertambah karena jumlah “para pengantin jihadis” terus meningkat, dan sebanyak 5000 warga negara-negara Eropa telah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL