kedubes saudi di berlinBerlin, LiputanIslam.com –  Peran kunci Arab Saudi di balik tercipta dan terpeliharanya kelompok teroris paling durjana di dunia Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah bukan rahasia lagi di mata khalayak dunia.  Karena itu, tak aneh apabila para aktivis HAM di Jerman tampak tak segan-segan beraksi dengan  cara yang tergolong unik; membidik gedung Kedutaan Besar Saudi untuk Jerman di Berlin dengan sorotan lampu proyektor yang membentuk label besar “Daesh Bank” (Bank ISIS), lengkap dengan bendera ISIS.

Sebagaimana diberitakan Guardian, Senin (16/5), aksi itu digerakkan oleh seniman Oliver Bienkowski. Dengan cara itu dia bermaksud menjelaskan kepada publik bahwa Saudi bermain mata dengan ISIS.

Menurut Guardian, Saudi dengan propaganda tafsiran Wahabismenya atas Islam dianggap telah membidani kelahiran ISIS. Selain itu, Saudi juga dipandang sebagai donatur kelompok-kelompok ekstrimis pemberontak di Suriah.

Dalam memo tahun 2009 yang dibocorkan WikiLeaks disebutkan bahwa Hillary Clinton ketika menjabat Menteri Luar Negeri AS mengatakan bahwa Saudi telah membiayai cikal bakal ISIS, kelompok Al-Qaeda dan Taliban.

Di tengah gejolak perang Suriah, Saudi secara terbuka mendukung sejumlah faksi pemberontak, termasuk kelompok-kelompok yang terungkap bekerjasama dengan kawanan teroris semisal ISIS dan Al-Nusra.

Pesan lain yang dihiaskan ke dinding Kedubes Saudi di Berlin berkenaan dengan pembelengguan HAM oleh rezim al-Saud.  Dinding itu disorot dengan tulisan “10 tahun penjara dan 1000 kali cambukan hanya karena blogging #FREERAIF” . Pesan ini terkait dengan Raif Badawi, seorang blogger Saudi yang mendapat hukuman berat tersebut lantaran gemar mengkritik pemerintah Saudi.

Badawi sudah menerima hukuman 50 cambukan pada Januari 2015, tapi hukuman sisanya ditangguhkan menyusul derasnya kecaman internasional dan adanya kekuatiran terhadap kondisi kesehatan Badawi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL