jubir AS Josh EarnestWashinton, LiputanIslam.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa serangan militer negara ini terhadap pasukan pemerintah Suriah dapat mengobarkan perang total di Timteng.

Hal ini dikemukakan oleh juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, Rabu (22/6), sebagai tanggapan atas memo 51 pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS yang berisikan desakan supaya negara ini melakukan intervensi militer untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Sulit membayangkan Washington menggunakan kekuatan militer dan terlibat perang terhadap Bashar al-Assad,” katanya, seperti dilansir Aljazeera.

Dia menjelaskan, “Jika AS hendak menggunakan kekuatan militer terhadap pemerintah Suriah maka ada kemungkinan warga Suriah juga akan menjadi sasaran. Lagi pula, penggunaan kekuatan militer harus didasari program yang legal dan mendapatkan izin, dan ini tidaklah mudah bagi pemerintah AS…. Serangan militer ke Suriah akan menyebabkan AS tergelincir pada perang total dengan negara yang didukung oleh Iran dan Rusia.”

Dia menambahkan, “Tindakan militer terhadap Suriah dapat menggagalkan upaya-upaya yang sudah ditempuh untuk memusnahkan teroris ISIS di Suriah dan Irak.”

Menteri Luar Negeri AS John Kerry belum lama ini mengadakan pertempuan dengan 10 di antara 51 pejabat Kemlu AS yang mengajukan memo berisikan desakan tersebut.

Beberapa pejabat AS menilai memo itu tidak akan mengubakan kebijakan Presiden AS Barack Obama terkait dengan upaya diplomatik untuk meredakan krisis dan perang Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL