Washington,LiputanIslam.com—Kampanye Amerika Serikat pada semua negara untuk berhenti membeli minyak Iran, rupanya tak cukup membuat AS puas. Kali ini, AS berusaha membujuk DK PBB untuk ikut memebrikan sanksi pada Iran. Kali ini Amerika menuduh Iran sebagai “perusak” kawasan teluk. Jonathan Cohen, salah seorang pejabat AS, menuding Iran sebagai perusak kawasan Timur Tengah dengan cara menyediakan senjata pada kelompok Houthi-Yaman dan kelompok militan Hamas-Palestina.

“Kami mengajak para anggota Dewan untuk bergabung dengan kami untuk memberikan sanksi pada sikap merusak Iran di wilayah Timur Tengah. Amerika Serikat siap bekerjasama dengan para anggota dewan untuk mengambil langkah tegas melawan ancaman Iran,” ucapnya, seperti yang dikutip Sputnik pada Kamis (28/6).

Amerika Serikat kembali memberikan sanksi pada Iran setelah Donald Trump menyatakan Amerika keluar dari perjanjian nuklir Iran. Sikap Trump ini telah dikecam oleh semua negara yang terlibat dalam perjanjian tersebut, termasuk para sekutu dekat Amerika sekalipun.

Saat ini, Amerika sedang gencar-gencarnya mengajak semua negara untuk berhenti membeli minyak dari Iran, walaupun ajakan ini akan berdampak buruk bagi cadangan minyak dunia yang sebagian besarnya dipasok oleh Iran. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*