Washington,LiputanIslam.com-Serangan rudal Amerika ke Homs baru-baru ini, menyulitkan para serdadunya yang sedang ‘memerangi’ ISIS di Suriah.

Para komandan militer Amerika di Suriah mengkhawatirkan dampak agresi Washington, karena reaksi Damaskus dan sekutunya bisa menempatkan serdadu Paman Sam di Irak dan Suriah dalam situasi yang amat rentan.

Menurut situs Middle East Online, jet-jet tempur Amerika dan koalisi internasional telah terbang di angkasa timur Suriah sejak 2014 hingga sekarang. Amerika khawatir jet-jet tempurnya menjadi sasaran balasan Suriah pasca digempur rudal-rudal Tomahawk.

Berdasarkan laporan ini, sekitar 900 konsultan militer, pasukan khusus, pakar meriam, dan marinir AS berada di Suriah untuk membantu kelompok Kurdi Demokratis. Dikhawatirkan serangan rudal Amerika akan merubah sikap pemerintah Suriah dan Rusia terhadap kelompok ini.

Jumat (7/4), seorang pejabat senior Amerika menyatakan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mengamankan para serdadunya di Suriah. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL