Washington,LiputanIslam.com—Hingga saat ini, konflik Suriah menghadirkan kelompok oposisi dan pendukung pemerintah Suriah, Bashar al-Assad. Kelompok oposisi didukung oleh Amerika Serikat. Kamando Pusat Amerika Serikat melaporkan pada Rabu (7/2) bahwa koalisi militer pimpinan As di Suriah telah melancarkan serangan ke arah militer pro Pemerintah Suriah untuk mempertahankan markas Pasukan anti pemerintah Suriah (SDF).

“Pasukan pro pemerintah Suriah telah melakukan serangan tanpa alasan yang jelas ke arah markas militer pasukan oposisi pemerintah Suriah,” terang komando pusat AS tersebut. “Untuk mempertahankan kekuatan kelompok oposisi pemerintah, kami pun melancarkan serangan balik ke arah pasukan pemerintah.” Tambahnya.

Amerika telah menyediakan bantuan militer kepada pasukan oposisi pemerintah Suriah. AS mengklaim bahwa bantuan militer itu akan digunakan untuk mengalahkan ISIS di Raqqa, Suriah. Tidak hanya itu, Amerika juga memberikan pelatihan militer pada pasukan SDF di wilayah itu. Tindakan ini pun telah mendapatkan kecaman dari pemerintah Ankara.

Koalisi militer pimpinan AS telah terbentuk untuk melawan kelompok teroris ISIS di Suriah. Kehadiran militer AS di Suriah memang menimbulkan kontroversi. Sebab, kehadiran kelompok militer ini tidak mendapatkan izin dari pemerintah Suriah sendiri dan Dewan Keamanan PBB. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL