Sana’a,LiputanIslam.com—Kelompok Houthi Yaman menyebut koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang didukung AS telah menjatuhkan bom ke bandara internasional yang ada di Ibu Kota Sana’a pada Kamis (16/11). Pengeboman ini juga turut menghancurkan pusat navigasi yang sangat penting untuk menerima pesawat-pesawat bantuan yang datang.

Para petinggi Houthi mengatakan bahwa dua serangan itu sengaja menargetkan bandara internasional Sana’a pada Kamis dini hari. Hal ini semakin mempersulit penerbangan dan menghambat masuknya bantuan kemanusiaan ke Yaman.

“Serangan ini bertujuan untuk membuat kerusakan semaksimal mungkin dan membuat jutaan warga Yaman menderita karena kekurangan makanan dan obat-obatan,” ucap Mohammed, seorang petinggi Houthi Yaman yang menolak untuk menyebutkan nama belakangnya. Sejak Agustus 2016, koalisi pimpinan Arab Saudi menutup paksa bandara internasional di Sana’a, kecuali untuk beberapa penerbangan bantuan yang datang dari PBB.

Otoritas Penerbangan Umum Sipil yang dikendalikan oleh Houthi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan udara tersebut telah menyebabkan hancurnya sistem navigasi radio VOR/DME. Dengan demikian, bandara internasional Sana’a pun tak bisa beroperasi. Padahal, bandara ini adalah tempat datangnya bantuan dari PBB dan organisasi internasional lainnya.

Otoritas penerbangan tersebut mengatakan bahwa serangan militer Arab Saudi ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian internasional yang menetapkan bandara sipil sebagai daerah yang tidak boleh diserang.

Pekan lalu, koalisi militer pimpinan Saudi telah meningkatkan embargonya atas Yaman dan menutup akses darat, laut, dan udara ke negara tersebut. Hal ini dilakukan setelah kelompok Houthi melepaskan sebuah rudal balistik ke Ibukota Riyadh.

PBB mengatakan bahwa penutupan pelabuhan Hodeida telah menyebabkan jutaan warga sipil di Yaman utara berada dalam bahaya. Pelabuhan Aden, yang dikendalikan oleh koalisi Arab Saudi, tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menerima kargo-kargo bantuan kemanusiaan yang datang. (fd/FT)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL