Baghdad,LiputanIslam.com-Perdana Menteri Irak menolak usulan kelompok Sadr terkait al-Hasdh al-Shaabi. Dia menegaskan, kelompok relawan rakyat ini tak akan dibubarkan.

Menurut laporan al-Sumaria News, Haider al-Abadi berpidato dalam seminar “Fatwa Jihad dan Kemenangan” di Baghdad, Sabtu (5/8). Dia mengatakan,”Al-Hashd al-Shaabi berada di bawah kepemimpinan marja’ dan pemerintah. Kelompok milik Irak dan tak akan dibubarkan.”

Al-Abadi menegaskan adanya komitmen terkait partisipasi massal dalam operasi pembebasan Irak dari teroris.

“Kemenangan ini adalah milik semua orang. Tak satu pun orang yang bisa mengakuinya bagi diri sendiri. Kemenangan atas ISIS diperoleh berkat kerjasama semua warga Irak,”kata al-Abadi.

Perdana Menteri Irak juga menyinggung persiapan untuk membebaskan Tal Afar dari ISIS. Menurutnya, tahap pasca penumpasan teroris di Irak adalah tahap persatuan bangsa.

Moqtada Sadr pada hari Jumat (4/8) melontarkan wacana agar anggota al-Hashd al-Shaabi dilebur dalam angkatan bersenjata Irak atau di bawah komando eksklusif pemerintah dengan syarat-syarat berat.

Sebelum ini, Sadr melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan bertemu dengan Muhammad bin Salman, putra mahkota Saudi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL