Baghdad,LiputanIslam.com-Kementerian Luar Negeri Irak menanggapi pernyataan pejabat UEA yang menyebut al-Hashd al-Shaabi sebagai “kelompok teroris.” Menurut Baghdad, justru kelompok relawan Irak inilah yang menjauhkan UEA dari bahaya terorisme.

Anwar Gargash, menteri penasihat UEA, dalam akun Twitter-nya, Selasa (20/3), menyebut al-Hashd al-Shaabi sebagai teroris. Dia mengklaim bahwa kelompok ini mendapat sokongan dana dari Qatar.

Menurut laporan situs Aba, kemenlu Irak menyebut cuitan Gargash sebagai “statemen yang mengherankan.”

Al-Hashd al-Shaabi dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari pasukan keamanan dan angkatan bersenjata Irak. Parlemen Irak juga telah mengesahkan kelompok ini sebagai bagian dari pemerintah.

“Kelompok al-Hashd al-Shaabi berperan besar dalam membasmi kelompok penjahat ISIS; kelompok yang telah mengancam Irak dan kawasan Timur Tengah. Andai al-Hashd al-Shaabi dan pasukan keamanan Irak tidak mengorbankan jiwa mereka, UEA tidak akan terlindungi dari bahaya ISIS,”demikian disebutkan dalam statemen kemenlu Irak. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*