Baghdad,LiputanIslam.com-Al-Hashd al-Shaabi membantah berita terbunuhnya anggotanya dalam aksi peledakan diri di kota Tuz Khurmatu, provinsi Salahudin, Irak, pada Selasa (21/11). Kelompok relawan Irak ini meminta sejumlah media untuk mematuhi etika dan profesionalisme dalam menyampaikan informasi.

Melalui statemennya, al-Hashd al-Shaabi menyebut sejumlah media seperti kanal milik Saudi, al-Arabiya dan al-Hadath, memainkan peran negatif dalam memerangi terorisme.

“Peristiwa teror ledakan Tuz Khurmatu terjadi di sebuah pasar yang menewaskan puluhan warga. Penyampaian berita dusta tidak lain adalah bentuk kengototan sebagian pihak untuk menunjukkan permusuhan mereka kepada bangsa Irak,”demikian ditegaskan al-Hashd al-Shaabi.

Menurut bagian penerangan al-Hashd al-Shaabi, ledakan ini adalah aksi putus asa ISIS untuk menciptakan ketidakamanan di kawasan-kawasan yang telah disterilkan dari elemen teroris. Dikaitkannya sejumlah insiden ledakan dengan al-Hashd al-Shaabi disebut sebagai tindakan tendensius guna melemahkan kelompok relawan ini dan mengaburkan kesuksesan-kesuksesannya.(af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL