Stockholm,LiputanIslam.com-Seorang aktivis pendukung Palestina dan kandidat dalam pemilu parlemen Swedia memberikan solusi untuk konflik Palestina-Israel. Menurut laporan Jerusalem Post, Oldoz Javidi mengusulkan agar warga Israel pergi ke AS dan tinggal di negara sekutu mereka.

“Opini nonresmi saya, sebagai seorang personal, didasari sedikit fantasi. Israel telah menduduki sebuah negara dan mengusir para penduduknya. Israel juga telah merebut kebebasan dan hak hidup warga Palestina. Di lain pihak, ada kawan terbaik Israel, yaitu AS, sebuah rezim lain yang memiliki wilayah luas. Jadi, kenapa AS tidak mengundang kawan-kawan mereka (Israel) dan memberi penampungan? Mereka berdua (orang AS dan Israel) tampaknya bisa hidup berdampingan,”kata Javidi.

Dia melanjutkan, dengan demikian, warga Palestina bisa hidup nyaman dan damai, serta membangun kembali tanah air mereka.

Annika Rothstein, seorang aktivis dan penulis Swedia berdarah Yahudi, menanggapi statemen Javidi di atas. Dalam akun Twitter-nya, dia menulis,”Seorang kandidat anggota parlemen dari partai feminis Swedia mengusulkan, semua orang Yahudi harus dipindahkan ke AS guna mengatasi konflik Timteng. Menurut saya, pemindahan orang Yahudi, yang tak sejalan dengan keinginan mereka, demi mengatasi sebuah problem bukanlah sebuah solusi final.”

Situs majalah online, Feministiskt Perspektiv, yang mewawancarai Javidi, menghapus teks di atas dan mengklaim bahwa tampaknya statemen Javidi telah disalah tafsirkan.

Sebelum ini, Javidi turut berpartisipasi dalam sejumlah event yang memihak Palestina. Dia ikut dalam Konvoi Kebebasan yang meninggalkan pelabuhan Ghotenburg di Swedia pada Mei lalu untuk menembus blokade Jalur Gaza. Saat ini, konvoi tersebut dikabarkan sedang berada di pelabuhan Palermo, Italia. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*