Sana’a,LiputanIslam.com—Direktur Pelaksana Pelabuhan Hudaydah, Yaman, mengatakan pada Rabu (16/8) bahwa koalisi militer pimpinan Saudi sedang berupaya untuk memerangi gerakan Houthi yang ada di Yaman. Akibatnya, pengiriman dan penerimaan barang di pelabuhan pun terhenti.

Provinsi dan pelabuhan Hudaydah sebelumnya telah menjadi pintu masuk pasokan makanan dan bantuan kemanusiaan lainnya ke Yaman. Namun, pasukan koalisi Saudi telah mengambil alih dan menghentikan aktivitas di pelabuhan utama tersebut. Akibatnya, pelabuhan mengalami kerugian yang sangat besar.

“60 hingga 80 persen mesin derek pelabuhan telah dihancurkan melalui serangan udara. Blokade dan penghancuran ini telah menyebabkan kerugian senilai $600 juta,” ucap direktur Pelabuhan Hudaydah, Mohamed Abu Bakar Isaac kepada Reuters.

Wilayah udara dan laut Yaman kini berada di bawah kendali Arab Saudi dan aliansi militernya, termasuk juga segala jenis aktivitas yang berlangsung di dalam batas teritorial tersebut. Bahkan pengiriman-pengiriman yang dilakukan atas izin PBB sekalipun di tolak untuk memasuki wilayah Yaman.(fd/NRT)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL