Riyadh,LiputanIslam.com—Salah seorang tokoh ahli hadis kontemporer, Prof Dr Muhammad Mustafa al-A’zami, meninggal dunia para Rabu pagi hari (20/12). Beliau meninggal dunia di Riyadh, Arab Saudi, dan dimakamkan usai melaksanakan shalat jenazah di Masjid al-Rajhi, Riyadh.

Seorang ulama hadis kelahiran India 1930 ini dikenal sebagai pakar hadis kontemporer yang mengimbangi berbagai kritikan dari para orientalis seperti Ignác Goldziher, David Margoliouth, dan Joseph Schacht terhadap Islam.

Alumnus Universitas al-Azhar dan Universitas Cambridge ini pernah menjabat sebagai Profesor Emeritus di Universitas Raja Saud dan mengepalai bidang pengkajian Islam. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai kurator di Perpustakaan Umum Nasional Qatar, Dosen tamu di Universitas Michigan, Universitas Princeton, Colorado, dan Universitas Wales.

Selain mengajar dan mengabdi untuk dunia pendidikan, masa hidupnya pun digunakan untuk menulis karya-karya ilmiah seputar hadis. Di antara karya-karya yang brilian itu adalah Studies ini Early Hadith Literature, Hadith Methodology and Literature, On Schacht’s Origin of Muhammadan Jurisprudence (sebuah jawaban atas teori Joseph Schacht terkait Islam).

Latar belakang pendidikannya yang tumbuh di dua peradaban (timur dan barat) membuat Mustafa al-A’zami mampu berinteraksi secara akademis dengan para akademisi barat dan menjawab berbagai tantangan yang mereka ajukan terhadap Islam.

Karena penelitiannya di bidang hadis begitu mendalam, Arthur John Arberry, dalam prakata sambutannya terhadap tesis Doktor al-A’zami, menulis:

“Tidak diragukan lagi, dalam bidang penelitian yang terpenting, berkaitan dengan kajian Hadis, ialah penemuan pengesahan, dan evaluasi dari koleksi hadits yang kecil yang dibukukan sebelum enam kitab hadis utama karya al-Bukhari, Muslim, dan yang selainnya. Dalam bidang ini, Dr Azami telah melakukan usaha rintisan yang amat bernilai, dan dia telah melakukannya mengikuti standar keserjanaan yang ketat. Tesis yang dipersembahkannya untuk sarjana PhD Cambridge ini, menurut pendapat saya, merupakan suatu kajian yang asli dan menarik dalam bidang ini pada zaman modern ini” (fd)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL