Moskow,LiputanIslam.com-Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, menyatakan bahwa serangan Amerika ke Suriah tak akan membantu proses pencarian fakta terkait serangan kimia Idlib. Menurutnya, agresi ini tidak berkaitan apa pun dengan upaya investigasi.

Sputnik melaporkan, Zakharova saat tampil di Channel 1 Rusia mengatakan,”Amerika berniat melakukan investigasi tentang sarana dan pesawat-pesawat yang digunakan dalam serangan kimia. Namun, serangan rudal mereka justru menghancurkan instansi dan perangkat yang akan diselidiki.”

Zakharova menegaskan, tindakan Amerika ini berlawanan dengan klaim mereka dan masyarakat internasional untuk pencarian fakta terkait serangan kimia di Khan Shaykhun.

Menlu Inggris Batalkan Kunjungannya ke Moskow

Setelah meningkatnya ketegangan antara Barat dan Rusia terkait krisis Suriah, Boris Johnson, Menlu Inggris, batal melawat ke Moskow.

Harian Daily Telegraph melaporkan, lawatan ini dibatalkan Johnson setelah ia berkonsultasi dengan Rex Tillerson, Menlu Amerika.

Andai kunjungan ini terlaksana, itu adalah kunjungan pertama seorang menteri luar negeri Inggris ke Rusia selama lima tahun terakhir. Ini adalah kali kedua Johnson menangguhkan lawatannya ke Moskow.

Johnson beralasan bahwa kunjungan ini dibatalkan karena “perkembangan terakhir Suriah telah merubah situasi.”

Kementerian Luar Negeri Rusia menganggap dalih ini sebagai hal menggelikan. Zakharova menyebut bahwa negara-negara Barat seolah hidup di dunia lain.”Pertama-tama, mereka berusaha merancang rencana kolektif secara sepihak, kemudian mereka sendiri yang merubahnya secara sepihak pula. Setelah itu, mereka mencari-cari dalih menggelikan untuk tindakan mereka,”ungkapnya. (af/alalam/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL