Washington,LiputanIslam.com-Dubes AS di PBB, Nikki Haley, secara mengejutkan telah mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. Stasiun televisi al-Alam mewawancarai seorang pakar masalah AS terkait kabar ini.

Menurut Hussein Mosavi, Haley adalah  putri dari keluarga India yang berimigrasi ke AS. Dia membuka pintu ke dalam pemerintahan AS dan termasuk bagian dari tim neo-konservatif yang bekerjasama dengan Israel, baik di dalam atau luar AS, untuk mewujudkan rencana-rencana Washington.

Mosavi berpendapat, pengunduran diri mendadak Haley disebabkan perselisihannya dengan Donald Trump. Haley baru-baru ini mengatakan, dia kerap berselisih dengan presiden AS dalam banyak masalah, terutama lantaran skandal seks yang dihadapi Trump.

“Haley mengincar sebuah posisi tertentu, terutama dalam pemilu mendatang di bulan November, atau di pilpres selanjutnya. Meski dia mengaku tak berniat mencalonkan diri dalam pemilu-pemilu tersebut. Haley juga menghadapi banyak skandal baru-baru ini, khususnya terkait dengan korupsi saat ia menjabat sebagai gubernur South Carolina,”terang Mosavi.

“Dia juga tersandung skandal seks dalam perjalanan aktivitas politiknya, sampai akhirnya ia menjabat sebagai dubes AS di Dewan Keamanan PBB.”

Terkait pengunduran diri Haley, Mosavi menjelaskan, Trump adalah orang yang berusaha mengesankan bahwa dia gampang menerima semua pengunduran diri. Namun sebenarnya, di balik itu, ada banyak perselisihan di antara para petinggi pemerintahan AS. Ada kemungkinan Haley adalah bagian dari perseteruan tersebut. Bahkan bisa dikatakan bahwa mungkin dia adalah ‘korban’ pertikaian ini.

Soal pengganti Haley, Mosavi mengatakan,”Untuk menentukan wakil AS di PBB, itu tak bisa dilakukan tanpa adanya lobi-lobi Zionis, yang sangat berkuasa di banyak sektor pemerintah AS. Lagi pula, Haley adalah seorang pendukung Israel. Maka, penggantinya pun harus mendapat dukungan dari Rezim Zionis pula.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*