Presiden Palestina, Mahmoud Abbas dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Kremlin, Moskow, Rusia pada Senin (12/2).

Moskow,LiputanIslam.com—Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, telah berdiskusi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, perihal penolakan Palestina menerima Amerika sebagai mediatir konflik antara Palestina dan Israel.

“Kami tegaskan bahwa kami menolak untuk bekerjasama dengan Amerika dalam segala hal, terlebih dalam peranannya sebagai mediator. Bahkan, kami berdiri melawan berbagai kebijakan AS,”Ucap Abbas dalam sebuah pertemuan denan Putin di Moskow, Senin (12/2).

Abbas menambahkan bahwa negaranya ingin mencari mediator baru untuk mengatasi konflik di Timur Tengah yang terdiri dari gabungan PBB, AS, Rusia, dan Uni Eropa.

Pertemuan antara Abbas dan Putin berlangsung saat kemarahan rakyat Palestina terhadap Amerika semakin memuncak pasca Donald Trump mengakui Yerussalem al-Quds sebagai Ibu Kota Israel.

Perseteruan antara Palestina dan Israel tak kunjung usai karena Tel Aviv menolak untuk menghentikan ekspansi militernya untuk menduduki wilayah Palestina. Sejauh ini, Israel telah menduduki wilayah West Bank dan Yerussalem Timur . Meski begitu, pengakuan Israel atas kepemilikan Yerussalem meski didukung oleh Amerika, tidak mendapatkan pengakuan dari komunitas Internasional. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*