Washington,LiputanIslam.com-Menurut laporan USS Today, Kejaksaan Agung Pennsylvania pada Selasa (14/8) waktu setempat merilis daftar 300 pastor Katolik pelaku kejahatan seksual terhadap lebih dari seribu anak-anak selama tujuh dekade terakhir.

Kejaksaan Agung Pennsylvania berkeyakinan, jumlah korban lebih banyak beberapa kali lipat dari jumlah sekarang, namun mereka tidak melaporkannya karena sejumlah alasan.

Berdasarkan laporan setebal ratusan halaman ini, para petinggi gereja dituduh melakukan upaya sistematis untuk menyembunyikan skandal ini dalam tahun-tahun terakhir.

Kasus ini digelari sebagai skandal seks terbesar dalam sejarah AS.

Penyelidikan yang dimulai 18 bulan lalu ini mencakup delapan wilayah keuskupan negara bagian Pennsylvania.

Laporan dari Kejaksaan Agung Pennsulvania menyatakan, meski nama-nama para pelaku sudah definitif, namun sebagian besar dari dokumen dan bukti telah lenyap dengan berlalunya waktu. Dengan demikian, banyak pelaku yang tak bisa dikenai dakwaan.

Dalam beberapa bulan lalu, Vatikan juga menjadi sasaran banyak kecaman atas kasus serupa di Chili dan Australia.

Baru-baru ini, Philip Wilson (uskup agung gereja Katolik Australia) dijatuhi hukuman 12 bulan penjara. Dia didakwa telah menutup-nutupi pelecehan seksual yang dilakukan para pendeta gerejanya pada dekade 70-an. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*