Syrian Rebels

Syrian Rebels

Riyadh, LiputanIslam.com –– Setelah beberapa waktu  yang lalu Arab Saudi terlihat mengabaikan militan Suriah yang dari awal pemeberontakan telah didukung habis–habisan, kini Arab Saudi tampak berubah pikiran. Arab Saudi dengan Pakistan sedang melakukan pembicaraan untuk menyiapkan senjata anti–pesawat dan anti –tank untuk para pejuangnya di Suriah,seperti yang dilansir Press TV.

Narasumber Arab Saudi yang tidak mau disebutkan namanya namun memiliki hubungan yang dekat dengan pengambil keputusan mengatakan pada hari Minggu (23/2) bahwa Pakistan memproduksi sendiri beberapajenis senjata yang rencanayanya akan digunakan Riyadh untuk militan Suriah.

Disebutkan, Kepala Staf Militer Pakistan Jendral Raheel Sharif berkunjung  ke Riyadh awal bulan ini dan ia bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz . Sedangkan pekan lalu, Pangeran Salman sendiri memimpin sebuah delegasi besar untuk Pakistan.

Rencananya, Yordania akan ditunjuk untuk menyimpan senjata mereka sebelum disalurkan kepada militan di Suriah.  Ahmad Jarba, pemimpin Koalisi Nasional Suriah ( SNC ), pekan lalu saat berkunjung ke daerah Suriah di bagian utara mengatakan bahwa mereka akan mendapatkan pasokan yang kuat .

Wall Street Journal juga telah melaporkan pada tanggal 15 Februari bahwa Arab Saudi telah sepakat memberikan pasokan senjata yang lebih kepada kelompok militan Suriah, dan dibenarkan oleh seorang diplomat Barat yang juga menyatakan bahwa akan ada barang baru yang akan tiba dalam waktu dekat.

Di Suriah, beberapa waktu yang lalu berhasil diamankan 80 perwira dan tentara asing, sebagian besar  merupakan mata-mata Arab Saudi. Selain Qatar, Turki dan negara negara Barat, Arab Saudi merupakan  pemasok utama senjata dan dana untuk militan asing yang bertempur di Suriah. (LiputanIslam.com/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL