Brasilia,LiputanIslam.com—Para jaksa di Brazil telah mengumumkan dakwaan terhadap 11 orang terduga ISIS yang mencoba menghimpun massa untuk membentuk kelompok teror di Brazil serta mengirim sebagiannya ke Suriah. Berdasarkan tuduhan itu, beberapa orang ini telah mempromosikan kelompok teroris ISIS melalui media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.

Tak hanya itu, mereka juga turut merekrut anak di bawah umur untuk turut serta dalam aksi teror di Brazil. Berdasarkan atas ajuan dari Jaksa pada Jum’at (18/5), salah satu terdakwa menggunakan grup obrolan bernama “Kekhalifahan Negara Brazil”. Dalam obrolan itu, mereka berencana untuk melakukan serangan selama karnaval di Rio de Janeiro atau di Salvador de Bahia dan membunuh orang sebanyak mungkin.

Dua orang terduga teroris itu kini sedang berada di penjara dengan pengamanan yang ketat. Sementara lima lainnya telah dibebaskan dan sedang menunggu masa persidangan.

Pihak keamanan setempat juga mengatakan bahwa mereka telah menemukan senjata rakitan di rumah salah satu tersangka yang menggunakan grup medsos untuk membahas serangan menggunakan senjata rakitar tersebut.

Sebelum olimpiade Rio pada 2016 lalu, polisi juga berhasil menangkap kelompok teroris yang berencana melakukan serangan saat pertandingan berlangsung. Saat itu, pengadilan memvonis mereka dengan hukuman 15 tahun penjara. Pemerintah Brazil menyebut kawanan teroris itu sebagai “kelompok amatir” yang para anggotanya melakukan kontak melalui aplikasi pesan dan tidak mengenal satu sama lain secara pribadi. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*