Sumber: sumeks.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Yudi Latif menyampaikan bahwa kemunculan simbolisme keagamaan tidak selalu sejalan dengan spiritualitas suatu bangsa. Menurutnya, yang kita perlukan bukanlah formalisasi agama dalam bentuk simbol-simbol, melainkan misi keagamaan itu harus ditransformasikan ke dalam etika dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang dinamakan dengan akhlak.

“Seberapa jauh visi keislaman kita bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini yang saya rasa perlu dikuatkan lagi. Indonesia ini harusnya berkeadaban Islam, sebagai bangsa yang diisi oleh mayoritas beragama Islam walaupun ada banyak agama lain,” ujarnya saat mengisi pengajian bulanan PP Muhammadiyah, di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Sabtu (5/8).

Yudi Latif menjelaskan, bahwa pengaruh satu peradaban terhadap peradaban yang lainnya justru ditentukan seberapa kuat sains dan teknologinya, meski visi spiritualitas menentukan pertahanan suatu peradaban. Maka disinilah menurutnya persoalan pokok mengenai keislaman dan keindonesiaan.

“Kalau saja Indonesia sebagai negeri muslim terbesar di dunia punya kemampuan sains, teknologi, peradaban dan ekonomi yang kuat, seluruh konflik di dunia Islam bisa diselesaikan oleh orang Indonesia. Namun tekadang kita ini tidak realistis dalam berjuang dan sering kali tidak belajar dari sejarah bahwa imperium Islam di masa lalu pun tidak langsung membentuk pemerintahan Islam,” terangnya.

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid yang juga menjadi pembicara dalam acara itu menyatakan bahwa umat Islam di Indonesia perlu untuk terus melakukan beragam cara mengejar ketertinggalan. “Kita sadar ketertinggalan kita itu sudah sangat luar biasa dibanding negara-negara lain, bahkan umat yan lain. Namun kita telah melakukan upaya yang luar biasa untuk mengejar ketertinggalan itu dan akan memberikan dampak yang sangat positif bagi kemajuan umat islam,” tuturnya. (Ar/Suara Muhammadiyah/Khittah).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL