Sumber: nu.or.id

Wonosobo, Liputanislam.com– Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq) Wonosobo, Luthfan mengatakan bahwa guru-guru yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama (NU) harus mempunyai kapasitas yang mumpuni sesuai dengan perkembangan zaman. Menurutnya, di era digital sekarang ini, siapa yang tidak menguasai teknologi maka akan ketinggalan.

Hal itu disampaikan Luthfan pada Seminar Nasional yang mengangkat tema “Pendidikan Islam Dalam Kerangka Pendidikan Abad 21” . Seminar digelar oleh Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq) bekerjasama dengan Pergunu Wonosobo, yang berlangsung di Aula Al-‘Ala Unsiq, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu (3/10).

“Dalam digital era seperti ini, kalau kita tidak menguasai teknologi akan ketinggalan. Dan salah satu solusinya penguasaan akan teknologi tersebut,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Wonosobo, H Arifin. Menurutnya, zaman sekarang mengharuskan setiap orang agar bisa memanfaatkan teknologi  dengan benar. penguasaan teknologi juga akan memudahkan dalam proses pembelajaran. “Tidak terkecuali guru NU,” katanya.

Seminar nasional tersebut Kegiatan diikuti oleh 170 guru NU yang terdiri dari guru sekolah formal dan non formal. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*