Universitas-Muhammadiyah-MalangMalang, LiputanIslam.com — Universitas Muhammadiyah Malang berhasil menciptakan alat PDA (point digital acupressure), yaitu sebuah alat yang berfungsi untuk mengatasi nyeri dan mempercepat proses persalinan. Selama ini melahirkan merupakan momok yang menakutkan bagi para wanita, dan tak sedikit yang berujung pada kematian si ibu ataupun bayinya.

Hasil penelitian yang berasal dari dana hibah dari Direktorat Pendidikan Tinggi tersebut, tentang Pembuatan Alat “Pain Digital Acupressure” dan pengaruhnya terhadap nyeri serta lamanya waktu persainan telah disampaikan pada forum International Conference di Manipal University, Karnataka, India beberapa waktu lalu.

“Dibandingkan negara ASEAN yang lain, angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi,” kata Dosen Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Magelang, Heni Setyowati. Ia menambahkan, salah satu penyebab kematian ibu, jelasnya, adalah “partus” macet yang berhubungan dengan adanya kecemasan, stres, dan nyeri.

Apakah alat ini telah terbukti bekerja secara efektif?

“Dari hasil penelitian terhadap 38 orang kelompok PDA dan 38 orang kelompok kontrol, terdapat penurunan nyeri pada kelompok PDA,” ujar Heni, Magelang, Kamis, 5 Februari 2015, seperti dilansir pelitaonline.com.

Menurutnya, terdapat perbedaan penurunan skala nyeri sebelum dan setelah dilakukan tindakan pemasangan alat PDA pada 30 menit pertama, 30 menit kedua, dan 30 menit ketiga. Penurunan skala nyeri paling tinggi ditemukan pada 30 menit pertama pemasangan alat atau pada awal fase aktif yaitu sebesar 1.79, sedangkan pada akhir fase aktif penurunan skala nyerinya tercatat 1.13.

Ia menjelaskan, “acupressure” secara harfiah dimaknai sebagai teknik totok jarum. Alat PDA juga terbukti mempercepat persalinan khususnya kala kedua.

“Yaitu rata-rata lama kala dua kelompok PDA adalah 14,36 menit, sedangkan kelompok non-PDA adalah 22,50 menit,” katanya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL