Sumber: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Sekretaris Kabinet (Setkab), Pramono Anung menyampaikan bahwa Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) diubah nama dan statusnya menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Menurutnya perubahan itu dikarenakan adanya kebutuhan pengamalan ideologi Pancasila jangka panjang.  Pernyataan itu disampaikan Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (10/1).

“Jadi, pada hari ini kami rapat finalisasi untuk perubahan UKP-PIP yang semula dari unit kerja presiden, karena melihat kebutuhan yang ada ini dibuat permanen dan jangka panjang sehingga tidak bergantung pada periodesasi presiden yang ada,” ucapnya.

Menurutnya, dengan adanya perubahan ini, maka secara otomatis menaikkan posisi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila setingkat menteri. Nantinya, lembaga ini berkoordinasi langsung dengan Presiden Jokowi bukan dengan menteri koordinator. Lembaga ini juga nantinya akan tetap ada siapa pun presidennya.

“Yang semula dari UKP-PIP sekarang berubah menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan secara prinsip presiden telah memberikan persetujuan. Siapa pun yang menjadi Presiden selama ideologinya Pancasila maka badan ini akan tetap ada,” ujar Anung.

Anung mengaku, Presiden Jokowi sendiri sudah menyetujui perubahan tersebut dan menginstruksikan sejumlah menteri terkait untuk segera mempersiapkan regulasinya.”Presiden telah memberikan persetujuan dan Menteri Sekretaris Negara, Mendagri, Menkumham, Sekretaris Kabinet, MenPAN RB, dan Menteri Keuangan untuk segera menyelesaikan hal ini secepatnya dan insya Allah ini akan kita selesaikan selambat-lambatnya satu minggu,” tambahnya. (Ar/Tempo/Merdeka/Kompas).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*