Sumber: nu.or.id

Kotawaringin Barat, LiputanIslam.com– Koordinator Pimpinan Pasukan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Wendy Soewarno menyatakan bahwa Banser dan Ansor selama ini telah menjadi mitra yang sangat baik bagi Dewan Adat Dayak (DAD). Menurutnya, hubungan antara Ansor Banser dengan DAD sudah seperti saudara kandung sendiri.

“Ansor dan Banser adalah kita. Maka seringkali kami saling mengisi satu sama lain. Sudah seperti saudara kandung sendiri,” ujar Wendy pada acara Pendidikan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pelatihan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna di Balai Desa Kumpai Batu Atas Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (23/9).

Sementara, Ketua Pimpinan Cabang  GP Ansor Abdul Sahel menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muslimat NU, Fatayat NU, dan para pejabat Kabupaten Kotawaringin Barat. Selain itu, ia juga mengajak Ansor dan Banser serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu bahu-membahu melawan paham radikal.

“Ansor dan Banser mesti bersatu padu. Sekarang ini banyak kabar hoaks yang diberitakan media-media situs radikal. Maka NU wajib menangkalnya,” tegas Abdul Sahel.

Acara pelatihan kepemimpinan tersebut dihadiri oleh tokoh dayak, Kapolsek, Danramil, dan jajaran Camat setempat. Acara sedianya akan dibuka oleh Bupati Kotawaringin Barat ini akhirnya diwakilkan kepada staf 1 Pemda Kobar Encep Hidayat. Dalam sambutanya, Encep  meminta maaf karena Bupati Kotawaringin Barat berhalangan hadir. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL