Menlu Retno berjilbabJakarta, LiputanIslam.com — Hubungan antara Arab Saudi dan Iran memanas usai eksekusi mati seorang ulama terkemuka Syiah yakni Syaikh Nimr  Baqir al Nimr pada Sabtu 2 Januari 2016 lalu. Protes keras pun dilakukan warga Iran hingga berujung pemutusan hubungan diplomatik kedua negara.

Terkait ketegangan tersebut, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menyampaikan sikapnya. Indonesia menyatakan prihatin atas apa yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran. Meski begitu, Menlu Retno menyatakan akan tetap mengikuti perkembangan terbaru dalam hubungan keduanya.

Perempuan 53 tahun itu menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi keadaan serta membahayakan stabilitas serta keamanan kawasan.

Dari siaran pers yang diterima, Selasa (5/1/2016), Menlu Retno menyatakan segera menghubungi Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam Iyad bin Amin Madani. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu juga akan menghubungi Menlu Arab Saudi Adel al Jubeir dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif Khonsari untuk membantu mencari solusi terbaik secara damai. (ba/Okezone.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL