Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Fungsionaris Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), dr Heri Munajib ikut menaggapi hoax atau berita bohong yang semakin meresahkan masyarakat sekarang ini. Bahkan, menurutnya hoax juga telah menjalar hingga dunia kesehatan. Oleh karena itu, PDNU semakin merapatkan barisan guna menangkal hoax tersebut.

“Saya mewakili dari teman perhimpunan dokter NU yang sedang concern dalam menangkal hoaks medis atau hoaks kesehatan yang beredar di masyarakat. Ini sangat meresahkan,” ucapnya, seperti dilansir NU Online di Jakarta, pada Senin (5/2).

Heri mencontohkan, wabah difteri sebagai salah satu hoaks yang sedang viral. “Segala hoaks medis siap kami bongkar biar tidak membingungkan masyarakat awam, seperti kejadian wabah difteri yang dimotori para dokter Wahabi,” ungkapnya.

Sementara Ketua PDNU dr MS Niam Masduqi memperkenalkan organisasi baru yang dipimpinnya tersebut terbentuk atas inisiatif PCNU Malang dan dikukuhkan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj pada 15 April 2017 lalu.

“Sebagai organisasi profesi bagi para sejawat dokter NU yang semakin banyak jumlahnya. Saat ini ketua beserta segenap pengurus dan anggota PDNU se-Malang Raya sepakat bahwa organisasi ini sudah saatnya ada secara nasional dengan memiliki pengurus pusat hingga cabang,” katanya.

Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), lanjut dia, tahun ini berencana mengadakan dua even besar. Pertama, silaturahim nasional (Silatnas) dalam rangka menyamakan persepsi dan menentukan arah perjuangan yang akan dilaksanakan pada Juli 2018 di Unisma Malang. Kedua, Kongres/Muktamar PDNU seluruh Indonesia yang akan membicarakan visi, misi dan AD/ART beserta pemilihan pengurus pusat. Agenda tersebut digelar akhir 2018.

“Hal-hal terkait itu sudah dipersiapkan dan akan dilanjutkan dalam rapat panitia persiapan jelang silatnas dan pertemuan akbar,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*