Sumber: kangumbaran.blogspot.com

Bogor, Liputanislam.com– Mursyid Thariqah Qadiriah wa Naqsyabandiyah, KH Muhammad Zein Djarnudji menjelaskan bahwa Thariqah Qadiriah wa Naqsyabandiyah merupakan thariqah yang dirintis oleh Syekh Ahmad Khatib Sambas. Yakni, ulama Indonesia yang bermukim di Makkah pada abad ke-18. Syekh Ahmad Khatib Sambas merupakan ulama dan salah satu mursyid yang punya otoritas dalam tarekat tersebut.

Hal itu disampaikan Kiai Muhammad Zein pada acara Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani di Pondok Pesantren Raudlatul Hikam, Cibinong, Bogor, Jawa Barat (Jabar), seperi dilansir republika.co.id, pada Minggu (6/1).

“Syekh Khatib Sambas ini diakui para ulama sebagai salah satu mursyid yang punya otoritas untuk memodifikasi dan membuat thariqah, bisa saja thariqah ini dinamai As-syambasi atau Al-Khatibi,” ucapnya.

Walaupun begitu, menurutnya Syekh Khatib merupakan ulama yang tawadhu. Beliau menyandarkan thariqahnya kepada dua waliyullah yakni Syekh Abdul Qadir Jaelani dan Syekh Muhammad Bahauddin An-Naqsyabandi. Karena itu, thariqahnya dinamakan Thariqah Qadiriah wa Naqsyabandiyah.

Para ulama Indonesia yang saat itu bermukim dan mengaji kepada Syekh Ahmad Khatib Sambas, kemudian mengikuti sanad Thariqah Qadiriah wa Naqsyabandiyah. Di antaranya Syekh Abdul Karim Tanara, Syekh Nawawi Tanara, Syaikh Ahmad Thalhah dari Cirebon, dan Syaikh Ahmad Hasbullah dari Madura.

Kemudian, Muhammad Isma’il Ibn Abdul Rahim dari Bali, Syaikh Yasin dari Kedah Malaysia, Syaikh Haji Ahmad dari Lampung, dan Syaikh Muhammad Makruf Ibn Abdullah al-Khatib dari Palembang dan lain-lain. Selanjutnya, Syekh Ahmad Khatib mengutus Syaikh Abdul Karim Tanara, Syekh Thalhah Cirebon, dan yang lainnya untuk menjadi wakilnya di Indonesia.

“Nah saya ini berbaiat Thariqah Qadiriah wa Naqsyabandiyah kepada Mama Sukanta Banten, beliau sanadnya menyambung kepada Syekh Asnawi Caringin dan Syekh Abdul Karim Tanara, yang masih terbilang sebagai kakek buyutnya Kiai Ma’ruf Amin, saya tentu akan membela dan mendoakan cicit dari guru saya,” terangnya. (ar/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*