Sumber: covesia.com

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengakui bahwa suasana politik saat ini mulai memanas. Oleh karena itu, ia meminta para politisi agar bisa menahan diri. Menjaga suasana yang kondusif dan berpolitik yang baik dan bermartabat.

“Hangat tidak apa-apa, tapi hangat dengan gembira, hangat dengan cara-cara yang baik, elegan, bermartabat,” ucapnya di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, seperti dilansir setkab.go.id, pada Selasa (28/8).

Menko Wiranto mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi merusak persatuan dan keamanan bangsa. “Tidak saling memfitnah, tidak ada memakai ujaran kebencian, dan sebagainya. Kalau ada itu ya dibiarkan, jangan kemudian disebarluaskan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat agar sabar mengikuti tahapan Pemilu, dengan seksama dan sesuai aturan yang berlaku. Kalau ada yang melanggar, Wiranto mempersilakan untuk diproses ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Kalau ada yang melanggar, ada yang namanya Bawaslu. Ada cara-cara untuk menyelesaikan permasalahan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menko Wiranto menjelaskan bahwa saat ini pemilu baru berada di tahap persiapan. “Kita tidak perlu melakukan satu langkah-langkah yang ekstrem hanya karena masalah istilah, yang penting adalah kita sama-sama menahan diri untuk melakukan satu langkah-langkah persiapan Pemilu sesuai aturan,” tambahnya. (ar/setkab).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*