Sumber: bbc.com

Bogor, Liputanislam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyerukan kepada negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk bersatu melawan pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Menurut Presiden Jokowi negara-negara Muslim harus menyampaikan pesan keras ke Amerika Serikat.

“Pada saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Tunisia, Presiden menyampaikan bahwa negara-negara OKI, negara-negara muslim harus bersatu dan menyampaikan pesan yang keras kepada Amerika,” terang Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Menlu Tunisia Khemaies Jhinaoui, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/12).

Menlu Retno Marsudi menyatakan bahwa bukan hanya pada negara-negara anggota OKI, tetapi dirinya telah berkomunikasi dengan negara-negara lain agar tidak mengikuti Amerika Serikat untuk rencana memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. “Respons Menteri Luar Negeri Uni Eropa sampai semalam masih positif,” ucapnya.

Sementara pada Kamis (7/12) malam di sela-sela acara Bali Democracy Forum di Tangerang Banten, Menlu Retno telah memanggil Duta Besar AS di Jakarta, Joseph R. Donovan Jr. Pemanggilan tersebut terkait sikap resmi Indonesia yang menolak pengakuan sepihak Amerika terhadap Yerusalem.

“Dalam pertemuan tersebut, kembali saya sampaikan posisi resmi Indonesia sebagaimana yang diinstruksikan oleh Bapak Presiden, posisi resmi Indonesia terhadap pengumuman pengakuan AS terhadap Yerusalem. Jadi posisinya jelas, tegas kita sampaikan,” ujarnya. (Ar/Setkab).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*