Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Luar Negeri, H Marsudi Syuhud ikut merespons langkah Amerika Serikat (AS) yang telah menjatuhkan veto rancangan resolusi DK PBB soal Yerusalem. Menurutnya, masih ada cara lain untuk membatalkan keputusan Presiden Donald Trump, yaitu melalui Jaksa Agung Amerika Serikat dan Majelis Umum PBB. Hal itu ia sampaikan di Gedung PBNU Jakarta, pada Selasa (19/12).

Menurut Marsudi, langkah pertama adalah melalui Jaksa Agung Amerika Serikat agar meminta kepada Presiden Donald Trump untuk mencabut kembali keputusannya. Sebab, keputusan Trump atas Yerusalem tersebut berdampak negatif bagi dunia.

“Nah kalau ini kan dampaknya luas. Tidak sekadar di Timur Tengah, Asia, bahkan di Eropa sendiri kompak. Di Eropa sendiri kompak. Artinya dua pertiga negara kelihatannya telah kompak. Itu pintu satu,” ucapnya.

Sementara langkah kedua ialah melalui Majelis Umum PBB. Marsudi mengatakan, meskipun keputusan Majelis Umum PBB tidak mengikat, akan tetapi setidaknya saat voting bisa terlihat negara mana saja yang mendukung dan menolak keputusan Trump soal Yerusalem.

Menurutnya, Umat Islam dunia dan negara-negara internasional harus terus mendukung Palestina. “Umat Islam khususnya hendaknya tetap optimistis untuk terus berusaha sampai Palestina itu benar-benar merdeka karena jalan ini masih ada,” ungkap Marsudi. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*