Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud mengingatkan semua pihak agar berhati-hati terhadap persoalan Suriah. Hal itu Kiai Marsudi sampaikan menanggapi adanya serangan yang dilakukan Amerika Serikat ke Suriah. Menurutnya, jangan sampai campur tangan pihak ketiga (Amerika) tersebut justru menjadi konflik ajang perang baru.

“Saya harapkan untuk tidak jadi ajang peperangan baru oleh pihak-pihak ketiga,” ucapnya di Gedung PBNU Jakarta Pusat, pada Selasa (17/4).

Menurutnya, jangan sampai meningkatnya konflik karena pengaruh dari luar. Artinya, pihak lain jangan sampai ikut perang di situ. PBB dan bangsa-bangsa lain semestinya juga ikut berusaha meredam konflik di Suriah. “Peran PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) inilah yang paling penting untuk bagaimana meredam konflik antara penduduk Syiria dengan Syiria,” katanya.

PBB harus bisa mengajak bangsa yang bertikai untuk bisa menyelesaikan dengan egaliter, bermartabat, dan manusiawi. Caranya yakni dengan musyawarah, dialog antar faksi-faksi yang bertikai. Jangan malah menambah pihak dari luar dengan ikut-ikut bertikai di Suriah. “Jadi mensponsori untuk bisa berdialog bermusyawarah secara bermartabat untuk penyelesaian konflik di Syiria atau bahkan di negara lain,” ujarnya.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI), lanjut Kiai Marsudi,  juga harus angkat bicara untuk mencarikan solusi terbaik meredakan konflik yang berkepanjangan ini. Negara-negara Islam harus menyuarakan perdamaian kepada pihak-pihak yang bertikai. “Dialog itulah yang paling utama sesungguhnya,” tambahnya. (ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*